27 Mei 2012

Defense and Survival(D&S)

Mengapa saya mengambil tema D & S ( Defense and Survival ) kenapa bukan Miracle ? karena kita perlu perjuangan demi masa depan yang lebih baik.Perlu kita ketahui, Kehilangan harapan dan tujuan akan  membuat rasa keinginan dan impian kita pupus.Bagi saya biarlah jika memang itu harus terjadi, tetapi ingat keyakinan kuat untuk survive ( bertahan ) jangan pernah pupus. Komponen itulah yang akan memperbaiki diri kita untuk mendongkrak kehidupan mendatang menjadi berarti.

Saya pernah membahas tentang kehidupan, diantaranya : Why...? and Why....? ( ttg hidup dan kehidupan ), Hidup memang ruwet, Cita-cita, keinginan dan Kenyataan, dan Demi hidup lebih baik  maka pada intinya kita boleh pernah menyesal atas hidup, tetapi menyesal kalo diri kita sulit untuk saling bekerjasama.That's the point.

Didalam kehidupan itu ada komponen lagi, apakah itu >???...Pilihan, Sedih, Marah dan Putus Asa
tetapi jika kita dikasih sedikit kebahagiaan, berupa Ke-Populer-an ,maka yang sering terjadi salah satunya adalah Sombong atau Egois.....Kata yang mengganggu ditelingga. !! . Maka untuk meredam hal itu semua dengan mengenal DUNIA dan ALLAH SWT ( tekanan di dunia dan pendekatan kepada tuhan )

Pertanyaan kembali...apa maksudnya itu semua?? jawabannya adalah Tuhan Semesta Alam, yang biasanya dalam Pendidikan Dasar menyebut Tuhan Yang Maha Esa ( TYME ) dan Bagi kalangan muslim, menyebutnya Allah SWT. Mengapa jawabannya cukup sederhana / simple. memang DIA yang memberikan kita Godaan dan Cobaan. sehingga tinggal seberapa "Dahsyat"kah kita mengendalikan emosi dan amarah diri

Langkah yang perlu dilakukan adalah percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan kita percaya dengan TYME tadi ;..maka otomatis kita menjauhi larangan-Nya dan menjalani perintah-NYA, agar kita bisa bertahan dan hidup baik di masa depan. kedua : menfilter informasi yang diberikan ( check-re-check dan  sortir ) atas beragam informasi yang terus berkembang khususnya yang mengandung unsur kebencian / ketidaksukaan, kesesatan, dan bahkan yang bakal merusak diri sendiri


26 Mei 2012

NO ACTION, NO RESULT

Saat Kita mendengar atau melihat kata Action. Maka sekilas ...itu nampak begitu mudah. tetapi aksi sebenarnya tidak bisa terlepas dari reaksi ( reaction ) yang berasal dari  tanggapan ( komentar, saran  , dan kritik ), yang dimana membutuhkan energi yang tidak sedikit...dari Niat / Keinginan dan Tanggung jawab.

Semakin tinggi Niat / keinginan dan rasa tanggung jawab, maka Result ( hasil  ) yang didapat .akan semakin dekat, dengan toleransi tertentu. Dimana hasil result yang inginkan setiap manusia adalah  ketenangan hati untuk menjalani  keseharian hidup dengan penuh kedamaian.

Tetapi jangan salah ...kita akan kembali ke paragraf diatas, bahwa "sekilas itu nampak begitu mudah". Bagaimana bisa begitu ?, coba anda pikirkan : dimana ada kebaikan, pasti ada???? ( tentu saja kejahatan ), dimana ada kesusahan, pasti ada?:?:?(  tentu saja kemudahan ). dimana ada kedukaan, pasti ada??? ( tentu saja kebahagiaan )...dimana hal tersebut terjadi dengan ritme yang tidak kontinu dan diprediksikan jauh sebelumnya, tetapi bisa di prediksi dengan rentan waktu yang minim.Manusia pasti akan mengalami fase masa sulit, hingga perlu banyak kesabaran, ketenangan batin, tenaga yang terkuras, dan waktu yang banyak untuk menyelesaikannya ...tetapi itu sebuah pilihan manusia untuk menyelesaikan, menunda sebentar atau membiarkan sampai tutupnya usia, dimana Tantangan terbesar bukan saat kita menghadapi kesulitan tapi saat kita melawan kemalasan diri kita sendiri.

pertanyaannya mengapa ada saja yang tidak sesuai harapan, gangguan, cobaan dan pilihan.???....maka jawabnya adalah itulah Kehidupan di dunia...., ingat tidak di dalam beberapa ayat AL- Qur'an didalamnya terkandung kalimat :bahwa manusia akan selalu mendapat kesusahan, kelaparan dengan waktu yang tak pasti,dimana itu merupakan ujian agar manusia tadi bertakwa dan ikhlas dalam berdo'a , menjalani peritah dan menjauhi laranganNya ...supaya manusia kelak akan mendapatkan kebahagiaan yang permanen.


langkah awal Don't forget to count setiap kesalahan kita.....semakin banyak kesalahan kita, semakin banyak hal yang kita perbaiki dan tanggani.Jawaban yang paling mudah selama kita "mempunyai waktu"  adalah : bisa memberikan maaf bagi orang lain, memberikan sedikit kebahagiaan bagi orang yang kesusahan, rutin menunaikan zakat, rutin melakukan ibadah,berbuat baik disetiap saat ( catatan : berbuat baik tidak sama dengan menerima perlakuan kurang menyenangkan dari orang lain). 

The Meaning Of "RIBET"

Ribet = suatu kegiatan / penerapan yg berasal dari pola pikir manusia yg berliku dengan mengantungkan kondisi atau kejadian yg sedang terjadi ...dimana didalamnya terdapat implementasi dari hal yang nyata , dan sayangnya hanya orang yang memiliki kepekaan, ketelitian dan pengalaman hidup yang memahami maksud yang terkandung didalamnya.

Orang yang selalu memiliki pola pikir "ribet" tersebut terkesan ...mendapat ejekan , tidak dipercahaya atau disepelekan (dianggap omong kosong ) bahkan dijauhi . karena baginya hidup perlu hal yang simple. ("padahal pada kenyataannya tidak selalu dan awalan kegiatan pun tidak akan mungkin terjadi")

Apakah anda tau bahwa hal dibawah ini tidak bisa dikatakan simple:

  1. Membuat hal yang menarik bagi penonton /pengunjung...seperti atraksi, aksi centil, akting.
  2. menyalahkan kesalahan orang / lembaga/ kelompok dengan segala cara salah satunya :penyesatan fakta /bukti...bahkan kita awalnya tak menyadarinya


pada akhirnya jawabannya adalah tergantung sudut pandang dan ke imanan kita 

--