31 Maret 2011

Sombong atau Egois.....Kata yang mengganggu ditelingga. !!

Sombong dan Egois adalah Dua kata yang berlainan arti
Sombong adalah perbuatan yang terang-terangan membanggakan diri atas kemampuan dan kekuatan daripada orang lain.Sombong selalu menggangap orang lain itu Bodoh / Tak mampu / Tidak lihai,
Sedangkan Egois adalah perbuatan yang tidak ingin mendapatkan kerepotan dari orang lain
seperti Resiko loe, Derita Loe

Diantara Kesombongan permulaannya karena adanya rasa egois, bahwa dahulu mereka adalah seseorang yang mengharapkan bantuan, tapi tidak ditanggapi, namun akibat kerja keras, maka dia bisa sukses dan maju pesat, sehingga dia menganggap semua yang kerja keras akan sukses, dan dia tidak suka orang meminta-minta Jikalau dia meminta-minta, ada kemungkinan dia malas, apalagi pinjaman, yang jadi pertanyaannya :apa jaminan atas pinjaman itu jelas, dan sehingga dia berdahli- Kalo ingin sukses kerja keras, Jangan meminta, (padahal dia sukses secara tidak langsung adanya bantuan dari pihak yang mungkin dia enggan untuk menyampaikannya), tapi DENDAM dan IRI yang selalu mengerogotinya, dan pemikiran dia menjadi seperti itu.

Entah ini yang salah pada sistem atau dari pribadi masing orang yang enggan Membantu Sesama
dan Membantu selalu ada Pamrih ( balas budi, pengakuan , atau Hutang yang tertunda dan perlu segera dibayar) . TOLERANSI yang sekarang cukup menjadi perbincangan, apakah hanya sebuah sejarah yang tidak mungkin diulang.????

16 Maret 2011

CIta-Cita , Keinginan dan Kenyataan

Saat kecil hingga remaja (SMA) kita mempunyai keinginan , seperti halnya saya dulu sangat mampu  menjadi bagian yang mempelajari reaksi kimia dan biologi, seperti farmasi atau ahli kimia. Tapi takdir tidak sama dengan halnya yang ada, karena keinginan saya berubah saat adanya permainan Flip-Flop yang membuat saya tertarik dan setelah itu. keinginan yang dominan hadir dalam pikiran sya. Shg Keinginan saya tercapai dan akhirnya menambah suatu dilema tinggi, karena cita2 kita tidak sama dengan yang terjdi dan kenyataan ini yang membuat kita bimbang dengan suatu jawaban penyesalan,Kenapa, Harusnya, kalo tau begitu dst.

Pertanyaaannya Apa kita akan kembali, atau Apa bisa kita meneruskan hidup
jawabnya kita tdak akan kembali, roda kehidupan pada dasarnya tidak berputar meskipun ada pengecualian
dan ketika roda berputar maka lebih bijak kita menjalani hidup dengan niat baru dan lebih bijak mensikapinya
karena jika kita membenci dan tak ingin meneruskan hidup,sama halnya kita tidak menyetujui aturan dan hukum tuhan dan tentu kita akan mendapat hukuman / sangsi dengan ataupun tanpa reward( kebahagiaan)

Keterpaksaan vs Bantuan

Pembahasan antara Keterpaksaan vs Bantuan tidak akan habisnya, tapi setidaknya mengetahui

Bantuan
Perbuatan positif yang membuat kita tenang dalam menjalani , karena didalamnya tidak adanya beban ( balas budi, rasa sungkan, status / strata) 


Keterpaksaan 
seperti halnya Kita di "telanjang - i / nude" atau jadi bagian "nudist", agar untuk melakukan sesuatu yang bukan/tidak kita inginkan atau kehendaki. sama halnya dalam seks / sex . Bahwa saat kita melakukan dengan keterpaksaan yang didapat bukan suatu kenikmatan ataupun suatu Visi ( anak, keluarga dll),namun sebuah malapetaka, bencana. meski mungkin kita melakukan sebuah ruwatan, tapi yang lebih membuat ketenangan adlah pola / jalan pikir kita dalam mensikapinya. Dengan adanya keterpaksaan juga akan menjadi suatu perkembangan prilaku buruk spt munafik, berdusta dan berbohong

Hal itu terjadi, karena ketidak terima an atas suatu permasalan atas suatu yang bakal, akan dan yang terjadi atasnya. Sehingga keikhlasan, kerelaan, kepedulian dan kesatuan akan menjadi sebuah angan-angan yang hanya ada dalam sebuah buku, literatur dan sejarah

NB: tidak ada unsur mesum disini, hanya sebuah reference untuk anda

--