Dicerita ini kita mengambil sample seorang anak manusia , pria , berumur 20 an yang merupakan kakak tertua dari 5 adik-adiknya. saat masih kecil sekitar sd, sang ayah sudah meninggalkan dia ke tempat terjauh dan yang mungkin tak terjangkau olehnya atau bahkan orang lain
Perjalanan hidup dari SD - Sekrang mengalami perubahan2 yang mungkn tidak semua manusia ingin mengalaminya.saat SD dia berada di sidoarjo, smp dia berada di asrama / pondokan ,dan smk dia menetap di solo (tmpt budenya).
sejak Smk kelas 2 inilah dia sudah tak mampu melanjutkan sekolahnya, sehingga dia harus kembali ke rumah asalnya di sda(sidoarjo). Tapi beruntunglah ada orang baik yang membantunya ( orang baik ini sih gak sebaik org juga sich, namanya manusia pasti tidak sempurna ).
Sebenarnya sekrg dia bekerja sbg OB di salah satu perusahaan sedang yang kesehariannya harus menetap atau tidur di area tersebut hingga masa cutinya keluar, yaitu 1 bulan sekali ( cuma 1-2 harian )dan beruntunglah dia , mendapatkan gaji yang bisa diperkrakan.Karena dulu saat masih SD ataupun SMK, dia adalah seorang pekerja borongan yang tugasnya memindahkan pasir urukan (bekas bongkaran bangunan) ke dalam rumah warga , yang fungsinya untuk meninggikan dasaran lantai.Banyaknya Urukan tdb sekitar 1 colt , bahkan lebih jika membutuhkan ketinggian yang maksimal.
Intinya sebenarnya : Dia ini sebenarnya sedih, hidupnya juga tidak pasti, yang dia pikirkan yang penting : Ibunya itu adalah Ibu yang baik hingga dia itu membesarkan dirinya meski tanpa ayahnya, dan dia hidup akan terus berusaha sekuat tenaganya meski apapun yang akan terjadi.Bahkan Sebenarnya Rokok itu adalah pemborosan baginya , nmaun baginya : lebih baik daripada ketagihan yang berlebih akan rekreasi, rokok adalah kenikmatan yang tak perlu kesia-sian.bahkan baginya Diantara Tidak Makan ataupun Tidak Merokok, Dia Lebih memilih tidak makan daripada tidak merokok.
Kalo dari Kacamata saya melihat:Dia Sekarang dalam kehidupan yang menegah, saya tau hidup pas-pasan itu sangat tidak mengenakan,Seperti saya dulu waktu kecil, yang hanya dapat uang dari ayah dan saudara2,dan ketika dulu ingin mendapatkan uang , dan sempat ingin bekerja dan sudah jalan beberapa waktu, namun dapat penentangan dari beberapa pihak bahkan orang tua( mungkin atas keamanan akan makanan atau bahkan pergaulan ).sekarang bangga dengan uang sendiri dan tanpa penentangan orangtua mungkin krn sdh besar, yang dianggap lebih dewasa atas pemikiran dan atas beberapa aspek2 yang terkait.Yang saya sesalkan dari dia adalah : Dia sama halnya pemborosan dana pribadi , knapa harus merokok, knp harus beli makanan bukan membuat sendiri dan bla bla bla???,1 rokok itu mungkin sekitar 2000an, jika hal tersbut dia bisa melanjutkan studi dan banyak rencana2 kedepan.Tapi saya pun tak sempurna, dan manusia pun tak sempurna karena mungkin saja dia punya rencana hebat dibelakang yang tak dimengerti oleh saya.Entahlah, allahualam
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
APA KOMENTAR ANDA DAN TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA?
( KOMENTAR ANDA SANGAT BERHARGA BAGI SAYA KHUSUSNYA )