Seperti mata memandang jauh ...untuk melihat, sebegitu bagusnya, dan indahnya diluar sana
sedang saat memandang ke arah dekat....seolah jatuh luluh tak berdaya dengan memandang realita yang ada
padahal tuhan juga memberikan kita kebahagiaan,tapi apakah kita tidak boleh bahagia?
Memang mereka akan berkata kemalasan dan kebosanan memang hal utama atas penentu keberhasilan kita dalam kehidupan.tapi mereka tidak mengerti bahwa keadaan ( kondisi dan tekanan)juga berkaitan disana
Dan yang perlu kita tau : orang sukses karena keberhasilan sendiri ( itu yang utama ) meski kita ketahui
bahwa semua ada bantuan dari orang luar baik support ( positif maupun negatif), materi, maupun sarana dan prasarana
Sebenarnya mereka tidak tau, bahwa kesedihan kami , kami ganti dengan mencari-mencoba hal baru, dan segala kekocakan, kegembiraan dan ketidakpedulian kami atau bahkan melakukan yang bisa apa yang bisa kami lakukan untuk menutupinya, yang padahal akan bakal memukul kami layaknya luka batin yang akan menimbulkan masalah baru.seperti halnya dentuman, ejekan, cemooh,hinaan, remehan, dan sejenisnya. Tapi itu bukan masalah karena bagi kami ketenangan batin, agar mencapai jawaban baik untuk kita. Tapi jujur sebagai manusia, emosi, amarah, ledakan hati, sedih atau kecewa.. selalu hadir, kenapa tidak sebagai manusia selalu memilikinya.Sebesit kebimbangan hadir pada kami, atas pengorbanan yang sia-sia, hasil yang tak sempurna, kegagalan demi kegagalan, musibah-celaka yang menghampiri,ketidakadanya kepercayaan yang hadir, dan banyak lika-liku hidup yang tak memihak kepada kita kepada kestabilan atas suatu keburuntungan
kendala besar kami adalah kebutuhan Primer kami sangat terkoyak dan kadang kekompakan sulit menemukan sebuah pintu sinar kita.Sehingga Mencoba bertahan adalah cara terbaik kami untuk saat ini dan dengan harapan semoga kedepan akan lebih baik daripada hari ini dan kemaren, amiiiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
APA KOMENTAR ANDA DAN TERIMA KASIH ATAS KOMENTAR ANDA?
( KOMENTAR ANDA SANGAT BERHARGA BAGI SAYA KHUSUSNYA )